Telurus.com, Empat Lawang – Peristiwa kebakaran besar melanda permukiman warga di Desa Lingge, Kecamatan Pendopo Barat (Pobar), Kabupaten Empat Lawang, pada Rabu (22/4/2026).
Insiden tersebut menyebabkan sedikitnya 13 unit rumah warga terdampak dengan total kerugian diperkirakan mencapai Rp4,5 miliar.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, api pertama kali terlihat sekitar pukul 10.20 WIB dari salah satu rumah milik warga bernama Anang Soy (55).
Saat kejadian, pemilik rumah bersama warga lainnya sedang beraktivitas sehingga awal munculnya api tidak langsung disadari.
Kebakaran baru diketahui setelah api membesar dan mulai melahap bangunan rumah.
Kepulan asap tebal yang membumbung tinggi sontak memicu kepanikan warga sekitar.
Api dengan cepat merambat ke bangunan lain di kawasan Kampung II Desa Lingge.
Kondisi ini diperparah karena sebagian besar rumah warga terbuat dari material kayu serta cuaca panas yang mempercepat penyebaran api.
Warga setempat berupaya memadamkan api secara swadaya menggunakan peralatan seadanya.
Selain itu, mereka juga membantu mengevakuasi barang-barang milik warga yang terdampak kebakaran.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Empat Lawang, Supriyadi, mengatakan pihaknya mengerahkan lima unit mobil pemadam kebakaran untuk mengatasi peristiwa tersebut.
“Api berhasil dipadamkan sekitar satu jam setelah petugas tiba di lokasi, dengan bantuan warga setempat.
Dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik,” jelasnya.
Ia juga merinci tingkat kerusakan akibat kebakaran tersebut.
Dari total 13 rumah yang terdampak, delapan unit rumah dilaporkan hangus terbakar, satu unit mengalami kerusakan berat, dan empat unit lainnya mengalami kerusakan ringan.
Hingga saat ini, tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun warga yang terdampak mengalami kerugian materi yang cukup besar.
Reporter | Winatha | Editor Jaka
