Telurus.com, Empat Lawang – Keterangan lanjutan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) mengungkap fakta baru terkait penemuan bayi perempuan di Desa Mekarti Jaya (3B), Kabupaten Empat Lawang, Senin (13/04/2026).
Peristiwa yang menghebohkan warga tersebut terjadi sekitar pukul 11.00 WIB.
Bayi ditemukan di semak-semak pinggir jalan dalam kondisi memprihatinkan dan diduga kuat sengaja ditinggalkan.
Petugas Satpol PP yang terlibat langsung dalam evakuasi, Neli, menjelaskan bahwa laporan awal berasal dari warga yang melintas dan mendengar suara tangisan bayi dari arah semak belukar.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Satpol PP segera bergerak menuju lokasi yang berada di perempatan 3B, jalan tembusan menuju lapangan masyarakat.
Sekitar pukul 11.25 WIB, petugas tiba di lokasi dan menemukan bayi perempuan tersebut tergeletak di antara ranting dan semak berduri tanpa perlindungan.
“Awalnya kami mendapat laporan dari warga yang mendengar tangisan bayi.
Setelah dicek, benar ada bayi di dalam semak-semak,” ungkap Neli.
Dari keterangan lanjutan, kondisi bayi saat ditemukan cukup memprihatinkan.
Terdapat luka di bagian kening yang diduga akibat terkena duri.
Petugas langsung membersihkan luka tersebut saat proses evakuasi berlangsung.
Meski mengalami luka, bayi tersebut masih menunjukkan kondisi yang cukup kuat.
Tangisannya terdengar keras, bahkan sempat buang air saat hendak dievakuasi, menandakan kondisi vitalnya masih stabil.
“Alhamdulillah bayinya menangis keras, itu tanda masih kuat.
Tapi memang kondisinya sangat memprihatinkan,” tambahnya.
Usai dievakuasi, bayi perempuan tersebut langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis intensif.
Hingga kini, bayi masih dalam perawatan tenaga kesehatan.
Satpol PP juga mengungkap dugaan bahwa bayi tersebut sengaja dibuang.
Hal ini terlihat dari lokasi penemuan yang tersembunyi, sulit dijangkau, serta dipenuhi semak berduri.
Kasus ini kini menjadi perhatian serius masyarakat Empat Lawang.
Warga berharap pihak berwenang segera mengungkap pelaku dan memberikan hukuman tegas atas tindakan tidak manusiawi tersebut.
Tags
Empat Lawang
