Pemkab Empat Lawang Sidak Agen Elpiji 3 Kg di Tebing Tinggi, Pastikan Pasokan Aman dan Telusuri Lonjakan Harga



Empat Lawang – Pemerintah Kabupaten Empat Lawang melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah agen gas elpiji 3 kilogram di Kecamatan Tebing Tinggi pada Selasa (10/3/2026).

Langkah ini dilakukan untuk merespons keluhan masyarakat terkait dugaan kelangkaan serta tingginya harga gas bersubsidi di pasaran.

Sidak tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Empat Lawang, Fauzan Khoiri.

Kegiatan ini bertujuan memastikan ketersediaan pasokan elpiji 3 kilogram serta memantau harga penjualan di tingkat agen dan pangkalan.

Fauzan Khoiri menjelaskan, berdasarkan hasil pengecekan sementara di lapangan, pasokan gas elpiji 3 kilogram dari Pertamina masih dalam kondisi normal dan tidak mengalami pengurangan.

“Dari sisi pasokan tabung gas elpiji 3 kilogram masih tetap normal.

Tidak ada pengurangan dan tidak ada masalah dari pihak Pertamina,” ujar Fauzan.

Meski demikian, ia menilai kemungkinan terjadi ketidaksesuaian dalam proses distribusi setelah gas tersebut diterima oleh agen hingga ke tingkat pangkalan.

Menurutnya, hal tersebut berpotensi menyebabkan perbedaan harga yang cukup tinggi di tingkat masyarakat.

Bahkan, ada laporan masyarakat yang harus membeli elpiji 3 kilogram dengan harga berkisar antara Rp30.000 hingga Rp50.000 per tabung.

Fauzan menegaskan bahwa jumlah stok yang disalurkan dari distributor Pertamina tetap sama seperti sebelumnya.

Karena itu, pemerintah daerah akan melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk menelusuri penyebab naiknya harga di lapangan.

“Pemerintah memiliki tanggung jawab kepada masyarakat.

Oleh karena itu, kita akan duduk bersama untuk menelusuri rantai distribusi mulai dari warung, pangkalan, agen hingga pihak Siswana Migas yang memiliki izin dari pemerintah,” jelasnya.

Ia menambahkan, pemerintah daerah akan mengajak seluruh pihak terkait seperti agen, pangkalan, Pertamina, serta instansi terkait di lingkungan Pemkab Empat Lawang untuk mencari solusi agar distribusi gas bersubsidi dapat berjalan sesuai ketentuan.

Dalam sidak tersebut, rombongan juga meninjau langsung kondisi penyaluran elpiji di lapangan serta berdialog dengan para agen mengenai stok dan mekanisme distribusi gas kepada masyarakat.

Selain memantau distribusi elpiji bersubsidi, Pemerintah Kabupaten Empat Lawang juga melakukan pengecekan di Pasar Tebing Tinggi dan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok serta bahan bakar minyak (BBM) tetap stabil menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Kegiatan sidak tersebut turut dihadiri oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Empat Lawang Haniran, Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Noperman Subhi, serta didampingi oleh jajaran Polres Empat Lawang dan TNI.

Pemerintah daerah juga mengimbau kepada seluruh agen dan pangkalan elpiji agar mematuhi aturan distribusi yang berlaku serta tidak menjual gas bersubsidi di atas harga yang telah ditetapkan.

Hal ini penting dilakukan untuk menjaga stabilitas harga sekaligus melindungi masyarakat sebagai pengguna utama elpiji bersubsidi.

Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler

نموذج الاتصال