Korban diduga dibunuh oleh kekasihnya sendiri yang berinisial SHLNN (34).
Pihak kepolisian mengungkap bahwa motif pembunuhan tersebut dipicu rasa sakit hati pelaku setelah terlibat pertengkaran dengan korban.
Hal ini disampaikan oleh Kasatreskrim Polres OKU Selatan, AKP Anton L Sinaga, pada Minggu (29/3/2026).
“Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku nekat melakukan tindakan tersebut karena tersinggung dengan ucapan korban yang dianggap menyakitkan,” ujarnya.
Kronologi Kejadian
Peristiwa bermula saat pelaku datang ke rumah korban pada Jumat (22/3/2026) sekitar pukul 08.00 WIB. Selama beberapa hari, pelaku diketahui menginap di kediaman korban.
Namun, pada Selasa (24/3/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, keduanya terlibat adu mulut.
Pertengkaran itu dipicu oleh ucapan korban yang dinilai merendahkan pelaku hingga memicu emosi.
Dalam kondisi emosi, pelaku kemudian melakukan tindakan kekerasan dengan mencekik korban hingga tidak berdaya.
Tidak berhenti di situ, pelaku mengambil pisau dari dalam tas dan melukai korban secara fatal hingga menyebabkan korban meninggal dunia.
Setelah memastikan korban tidak bernyawa, pelaku berupaya menghilangkan jejak dengan membersihkan diri dan merapikan kondisi di lokasi kejadian.
Tak hanya itu, pelaku juga membawa sejumlah barang milik korban, seperti laptop, ponsel, dompet berisi uang tunai, serta identitas pribadi.
Bahkan, sepeda motor korban turut dibawa kabur sebelum pelaku meninggalkan rumah.
Saat meninggalkan lokasi, aksi pelaku sempat dilihat oleh seorang saksi yang melihatnya mengunci pintu rumah korban.
Penemuan Jasad
Keesokan harinya, warga mulai curiga karena korban tidak terlihat beraktivitas seperti biasa. Setelah beberapa kali dipanggil tanpa respons, warga akhirnya berinisiatif membuka jendela rumah secara paksa.
Di dalam rumah, korban ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa. Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke pihak berwajib untuk penanganan lebih lanjut.
