Telurus  | Menyajikan Fakta, Mengawal Informasi

Danrem 044/Gapo Optimistis Pembangunan Yonif Teritorial di Empat Lawang Dimulai Akhir Tahun

Telurus.comEmpat Lawang – Bupati Empat Lawang, Dr. H. Joncik Muhamad, bersama Danrem 044/Garuda Dempo (Gapo) Brigjen TNI Khabib Mahfud meninjau langsung kesiapan lahan yang akan digunakan untuk pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) di Kabupaten Empat Lawang.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati didampingi Wakil Bupati Empat Lawang Arifai, Ketua DPRD Empat Lawang Darli, SH, serta Perwira Penghubung Kodim 0405/Lahat Mayor Infanteri Sudarno.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan lokasi sekaligus mendukung percepatan pembangunan satuan teritorial TNI Angkatan Darat di Kabupaten Empat Lawang.

Pada kesempatan itu, Bupati Joncik Muhamad menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Empat Lawang telah menyiapkan lahan yang akan digunakan untuk pembangunan Yonif TP dan memastikan tidak terdapat kendala mendasar terkait status kepemilikan lahan.

Menurut Joncik, lahan tersebut merupakan hak wilayah yang sebelumnya berada di bawah pengelolaan sistem marga.

Setelah berlakunya Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1979 tentang Pemerintahan Desa, kewenangan atas lahan tersebut beralih menjadi hak desa sebelum akhirnya dihibahkan kepada Pemerintah Kabupaten Empat Lawang dan diteruskan sebagai hibah untuk pembangunan Yonif TP.

"Pemerintah Daerah telah mengikuti seluruh mekanisme yang berlaku. 

Lahan ini dipersiapkan untuk kepentingan pembangunan batalyon demi mendukung kepentingan masyarakat, daerah, dan negara," ujar Joncik.

Ia menjelaskan, pemerintah juga telah melakukan mediasi dengan pihak-pihak yang menggarap lahan.

Namun, berdasarkan hasil pemeriksaan, mereka tidak dapat menunjukkan bukti kepemilikan yang sah atas lahan tersebut.

Menurutnya, dokumen yang dimiliki hanya berupa surat jual beli yang tidak berasal dari pemilik hak yang sebenarnya, sehingga tidak memiliki dasar hukum yang kuat.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Empat Lawang berkomitmen menyelesaikan persoalan tersebut sesuai ketentuan hukum yang berlaku agar pembangunan Yonif TP dapat berjalan tanpa hambatan.

Bupati menambahkan, luas lahan yang telah dihibahkan untuk pembangunan Yonif TP mencapai sekitar 50 hektare.

Sementara itu, kawasan yang tersedia secara keseluruhan mencapai kurang lebih 200 hektare sehingga masih memiliki potensi untuk pengembangan fasilitas pendukung di masa mendatang.

Keberadaan Yonif TP diharapkan tidak hanya memperkuat sistem pertahanan negara di wilayah Kabupaten Empat Lawang, tetapi juga menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pembangunan infrastruktur dan peningkatan aktivitas ekonomi di sekitar kawasan.

Sementara itu, Danrem 044/Garuda Dempo Brigjen TNI Khabib Mahfud menyampaikan bahwa pihak TNI telah menerima hibah lahan dari Pemerintah Kabupaten Empat Lawang sebagai lokasi pembangunan Yonif TP.

Ia mengungkapkan, sesuai arahan Pangdam II/Sriwijaya, pembangunan Yonif Teritorial diprioritaskan di Kabupaten Empat Lawang.

Dengan dukungan penuh dari Pemerintah Daerah, pihaknya optimistis proses pembangunan dapat segera dimulai.

"Kami berharap pembangunan dapat dimulai pada akhir tahun ini atau awal tahun depan.

Sinergi antara TNI dan Pemerintah Daerah menjadi modal penting untuk mempercepat realisasi pembangunan batalyon ini," katanya.

Menurut Danrem, Yonif TP nantinya akan ditempati sekitar 1.039 personel yang pengisiannya dilakukan secara bertahap. 

Selain memperkuat pertahanan wilayah, keberadaan satuan tersebut juga akan mendukung pelaksanaan Operasi Militer Selain Perang (OMSP) serta membantu berbagai program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten Empat Lawang.

Reporter : Winatha | Editor : Topan 

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال