Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengenang salah satu peristiwa penting dalam perjalanan demokrasi Indonesia sekaligus memperkuat semangat perjuangan kader PDI Perjuangan dalam menjaga nilai-nilai demokrasi, keadilan, dan keberpihakan kepada rakyat.
Acara dipimpin langsung oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Empat Lawang, Arifa'i, SH, dan dihadiri Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Empat Lawang Siswo Pranoto, S.Pd., M.Si., Wakil Bendahara Serli Puspita, SE, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Empat Lawang Andi Rian Widiat Miko, SH, jajaran pengurus DPC, sekretariat partai, serta kader PDI Perjuangan.
Selain melaksanakan refleksi, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Empat Lawang juga menggelar aksi sosial berupa pembagian beras kepada masyarakat di sekitar sekretariat sebagai bentuk kepedulian terhadap warga dan implementasi semangat gotong royong yang menjadi nafas perjuangan partai.
Dalam sambutannya, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Empat Lawang Arifa'i, SH mengatakan bahwa peringatan 30 Tahun Kudatuli bukan sekadar mengenang sebuah peristiwa sejarah, melainkan menjadi pengingat bahwa demokrasi dibangun melalui perjuangan panjang yang penuh pengorbanan.
"Kudatuli adalah bagian dari sejarah bangsa yang tidak boleh dilupakan.
Peristiwa tersebut mengajarkan kepada kita tentang pentingnya menjaga demokrasi, keberanian dalam menyuarakan kebenaran, serta komitmen untuk tetap berpihak kepada rakyat.
Nilai-nilai perjuangan itu harus terus diwariskan kepada seluruh kader dan generasi muda agar semangat perjuangan tidak pernah padam," ujar Arifa'i.
Ia menegaskan, PDI Perjuangan lahir dan tumbuh dari perjuangan rakyat.
Karena itu, seluruh kader memiliki tanggung jawab untuk terus hadir di tengah masyarakat, mendengarkan aspirasi, serta memberikan manfaat nyata melalui berbagai kegiatan sosial.
"Refleksi hari ini kami padukan dengan kegiatan berbagi beras kepada masyarakat.
Ini menjadi simbol bahwa perjuangan PDI Perjuangan tidak berhenti pada mengenang sejarah, tetapi diwujudkan melalui aksi nyata membantu masyarakat.
Partai harus selalu hadir bersama rakyat, karena kekuatan PDI Perjuangan berasal dari rakyat dan perjuangannya pun harus kembali untuk rakyat," tegasnya.
Arifa'i juga mengajak seluruh kader untuk menjadikan peringatan 30 Tahun Kudatuli sebagai momentum memperkuat soliditas organisasi, menjaga persatuan, serta terus mengawal cita-cita perjuangan bangsa sesuai amanat konstitusi.
"Jangan pernah melupakan sejarah. Dari sejarah kita belajar tentang keteguhan, keberanian, dan pengorbanan.
Mari terus menjaga kekompakan, memperkuat organisasi, serta mengabdikan diri demi kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara," tambahnya.
Sementara itu, kegiatan berlangsung dengan penuh khidmat.
Usai kegiatan refleksi, jajaran pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Empat Lawang bersama para kader membagikan beras kepada masyarakat di sekitar sekretariat.
Penyaluran bantuan tersebut berlangsung tertib dan disambut antusias oleh warga.
Salah seorang warga penerima bantuan, Siti (48), mengaku bersyukur atas kepedulian yang ditunjukkan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Empat Lawang.
Menurutnya, bantuan beras yang diberikan sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan beras ini.
Bantuan seperti ini sangat membantu kami.
Semoga PDI Perjuangan terus hadir di tengah masyarakat dan kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut," ujarnya.
Senada dengan itu, warga lainnya, Rahman (56), mengapresiasi kegiatan refleksi yang dipadukan dengan aksi sosial.
Menurutnya, mengenang sejarah perjuangan akan semakin bermakna apabila diwujudkan melalui kepedulian kepada masyarakat.
"Kami melihat kegiatan ini bukan hanya mengenang sejarah perjuangan, tetapi juga menunjukkan kepedulian kepada masyarakat.
Kami merasa diperhatikan.
Semoga semangat gotong royong seperti ini terus dijaga dan membawa manfaat bagi masyarakat luas," katanya.
Kegiatan refleksi berlangsung dengan penuh khidmat dan diakhiri dengan doa bersama sebagai bentuk penghormatan kepada seluruh pejuang demokrasi yang telah berkorban demi tegaknya nilai-nilai demokrasi di Indonesia.
Melalui kegiatan Refleksi 30 Tahun Kudatuli yang disertai aksi sosial tersebut, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Empat Lawang menegaskan komitmennya untuk terus menghidupkan semangat perjuangan partai, memperkuat nilai gotong royong, serta hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Semangat perjuangan yang lahir dari Peristiwa 27 Juli 1996 diharapkan terus menjadi inspirasi bagi seluruh kader untuk mengabdi kepada rakyat, bangsa, dan negara.
Reporter : Winatha | Editor : Winatha


