Telurus  | Menyajikan Fakta, Mengawal Informasi

DPC PDI Perjuangan Empat Lawang Sambut H. Devi Suhartoni, Perkuat Silaturahmi hingga PAC dan Ranting

Telurus.com, Empat Lawang – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Empat Lawang menyambut Kedatangan Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Sumatera Selatan, H. Devi Suhartoni, dalam rangka silaturahmi ke tingkat PAC dan ranting di Kabupaten Empat Lawang, Senin (24/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Kecamatan Pendopo tersebut dikemas secara sederhana dan penuh keakraban.

Silaturahmi ini menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara jajaran DPD, DPC, PAC, ranting, kader, simpatisan dan masyarakat.

Selain mempererat tali silaturahmi, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi pimpinan partai untuk berkomunikasi secara langsung, mendengar aspirasi serta mengetahui kondisi kader dan masyarakat di lapangan.

Kegiatan dihadiri Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Empat Lawang yang juga Wakil Bupati Empat Lawang, Arifa'i, S.H., Sekretaris DPC Suparwanhar, Bendahara DPC PDI Perjuangan Empat Lawang Siswo Pranoto, S.Pd., M.Si., seluruh anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Empat Lawang serta jajaran pengurus DPC dan sekretariat.

Turut hadir pengurus PAC PDI Perjuangan Kecamatan Pendopo, Kecamatan Sikap Dalam, Kecamatan Pendopo Barat, Kecamatan Muara Pinang dan Kecamatan Lintang Kanan.

Selain jajaran struktural partai, hadir pula unsur tokoh masyarakat, tokoh agama, kader dan simpatisan PDI Perjuangan Kabupaten Empat Lawang.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Empat Lawang, Arifa'i, S.H., menyampaikan terima kasih kepada seluruh kader, pengurus PAC, ranting, simpatisan, tokoh masyarakat dan tokoh agama yang telah hadir dalam kegiatan tersebut.

Ia mengaku bangga melihat antusiasme, kebersamaan dan kekompakan kader yang datang dari berbagai wilayah.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh bapak dan ibu yang telah hadir.

Saya merasa bangga melihat antusiasme, kebersamaan dan kekompakan kita hari ini.

Ini menunjukkan bahwa keluarga besar PDI Perjuangan Kabupaten Empat Lawang tetap solid," ujar Arifa'i.

Arifa'i mengajak seluruh kader dan masyarakat untuk tidak takut maupun segan berkomunikasi dengan dirinya maupun jajaran DPC PDI Perjuangan Kabupaten Empat Lawang.

"Jangan takut dan jangan segan untuk berkomunikasi dengan kami.

Saya selaku Ketua DPC dan juga Wakil Bupati Empat Lawang membuka diri untuk bapak dan ibu sekalian.

Kalau ada aspirasi, masukan maupun persoalan yang ingin disampaikan, silakan komunikasikan kepada kami," katanya.

Menurut Arifa'i, apa yang telah dicapai saat ini tidak terlepas dari dukungan dan kerja bersama seluruh kader serta masyarakat.

"Kami bisa seperti ini tentu berkat bapak dan ibu sekalian.

Berkat kader, pengurus, simpatisan dan masyarakat yang terus memberikan dukungan.

Karena itu, mari kita jaga kebersamaan dan kekompakan ini," tuturnya.

Ia menegaskan bahwa PAC dan ranting merupakan bagian penting dari kekuatan organisasi karena bersentuhan langsung dengan masyarakat.

"PAC dan ranting adalah ujung tombak partai.

Karena itu, komunikasi harus terus dijaga.

Jangan sungkan menyampaikan kondisi di lapangan, aspirasi maupun masukan.

Kita harus saling mendukung agar partai semakin kuat dan keberadaan PDI Perjuangan semakin dirasakan masyarakat," tegas Arifa'i.

Sementara itu, Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Sumatera Selatan, H. Devi Suhartoni, menegaskan bahwa PDI Perjuangan harus menjadi partai yang dekat dan selalu hadir di tengah masyarakat.

Menurutnya, PDI Perjuangan merupakan partai yang lahir dari rakyat sehingga kader tidak boleh menciptakan jarak dengan masyarakat.

"PDI Perjuangan adalah partai yang lahir dari rakyat.

Karena itu, kita tidak boleh berjarak dengan rakyat.

Kader harus selalu hadir, mendengarkan suara rakyat dan bekerja bersama rakyat," tegas Devi Suhartoni.

Ia mengingatkan seluruh kader agar tidak hanya hadir ketika ada momentum politik atau ketika membutuhkan dukungan masyarakat.

"Jangan sampai kader hanya hadir ketika membutuhkan suara masyarakat.

Kader harus hadir sebelum, selama dan setelah momentum politik.

Kita harus terus berada di tengah masyarakat, karena di sanalah kita mengetahui persoalan yang sebenarnya," ujarnya.

Devi menekankan bahwa dalam membangun kedekatan dengan masyarakat, kader harus lebih banyak mendengar daripada sekadar berbicara.

"Kita datang bukan hanya untuk menyampaikan, tetapi yang paling penting adalah mendengarkan.

Dengarkan apa yang menjadi keluhan, kebutuhan dan harapan masyarakat.

Dari sana kita bisa mengetahui apa yang harus kita kerjakan," katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa PAC dan ranting merupakan ujung tombak organisasi yang memiliki peran penting dalam menjaga hubungan partai dengan masyarakat.

"PAC dan ranting adalah kekuatan penting PDI Perjuangan.

Mereka yang paling dekat dengan masyarakat.

Karena itu, jangan pernah merasa sendiri.

Bangun komunikasi dengan DPC dan DPD.

Kalau ada persoalan, sampaikan dan kita cari jalan keluarnya bersama-sama," ungkapnya.

Devi juga mengajak seluruh kader untuk menjadikan PDI Perjuangan sebagai rumah bersama.

"Jadikan partai ini sebagai rumah bersama.

Tempat kita berdiskusi, bergotong royong, saling menguatkan dan bersama-sama memperjuangkan kepentingan masyarakat," tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan silaturahmi di Kecamatan Pendopo sengaja dibuat secara sederhana sesuai dengan permintaannya.

"Saya memang meminta kegiatan ini dibuat sederhana saja.

Tidak perlu terlalu mewah.

Saya ingin kita duduk bersama, ngobrol bersama dan berkomunikasi langsung dengan masyarakat tanpa batasan dan tanpa sekat," katanya.

Menurut Devi, suasana sederhana justru membuat komunikasi menjadi lebih terbuka dan kekeluargaan.

"Kalau kita duduk bersama seperti ini, tidak ada jarak.

Masyarakat bisa menyampaikan apa yang dirasakan, kader bisa menyampaikan kondisi di lapangan dan kita bisa saling mendengar.

Inilah yang saya inginkan dalam kegiatan silaturahmi," ungkapnya.

Devi Suhartoni, yang juga menjabat sebagai Bupati Musi Rawas Utara, mengajak seluruh kader untuk menjaga nama baik partai melalui sikap dan kerja nyata di tengah masyarakat.

"Setiap kader membawa nama besar PDI Perjuangan.

Karena itu, mari kita jaga nama baik partai dengan sikap yang baik, disiplin, peduli dan selalu menunjukkan keberpihakan kepada masyarakat," ujarnya.

Ia menegaskan bahwa semangat gotong royong harus menjadi kekuatan dalam menjalankan kerja-kerja organisasi.

"Jangan mudah terpecah.

Kita harus bergotong royong, saling menguatkan dan bekerja bersama.

Persoalan masyarakat bukan hanya untuk dibicarakan, tetapi harus kita hadapi bersama sesuai dengan kemampuan dan tanggung jawab kita," tegasnya.

Salah seorang masyarakat yang hadir mengapresiasi kegiatan silaturahmi tersebut karena dikemas secara sederhana dan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk berkomunikasi secara langsung.

"Kami merasa senang karena bisa bertemu langsung dan suasananya tidak terlalu formal.

Kami bisa lebih leluasa menyampaikan apa yang menjadi aspirasi.

Kami berharap kegiatan seperti ini terus dilakukan karena masyarakat tentu ingin pemimpinnya dekat dan mau mendengarkan," ujarnya.

Kegiatan silaturahmi tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan.

Para kader, pengurus, tokoh masyarakat, tokoh agama dan simpatisan dapat berinteraksi secara langsung dengan jajaran pimpinan PDI Perjuangan.

Melalui kegiatan ini, PDI Perjuangan memperkuat komitmen untuk terus membangun komunikasi hingga tingkat PAC dan ranting serta menjaga kedekatan dengan masyarakat.

PDI Perjuangan tidak ingin hanya dikenal sebagai partai yang datang kepada rakyat, tetapi sebagai partai yang hidup, tumbuh dan bekerja bersama rakyat.

PDI Perjuangan bersama rakyat, mendengar suara rakyat, bergotong royong dan terus bekerja untuk kepentingan masyarakat.

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال