Polda Sumsel Dirikan 73 Pos Pengamanan untuk Operasi Ketupat Musi 2026



Palembang – Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) menyiapkan sebanyak 73 pos pengamanan guna mendukung pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2026 dalam rangka mengamankan arus mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho mengatakan puluhan pos tersebut terdiri dari 40 pos pengamanan, 26 pos pelayanan, serta tujuh pos terpadu yang tersebar di sejumlah jalur utama mudik.

Pos tersebut juga ditempatkan di pusat keramaian masyarakat serta kawasan objek vital di berbagai wilayah Sumatera Selatan.

“Seluruh pos ini disiapkan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat selama arus mudik maupun arus balik Lebaran 2026,” ujar Kapolda di Palembang, Jumat.

Selain mendirikan pos pengamanan, Polda Sumsel juga menurunkan sebanyak 2.361 personel gabungan.

Ribuan personel tersebut akan ditempatkan di berbagai titik strategis untuk memastikan keamanan serta kelancaran mobilitas masyarakat selama periode Lebaran.

Operasi Ketupat Musi 2026 tidak hanya berfokus pada pengamanan lalu lintas.

Operasi ini juga merupakan operasi kemanusiaan yang mengutamakan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat.

Pengamanan juga mencakup kegiatan ibadah selama Ramadan, perayaan Idul Fitri, arus mudik dan arus balik, hingga aktivitas masyarakat selama masa libur Lebaran.

Personel kepolisian akan disiagakan secara terukur di sejumlah jalur yang menjadi pusat mobilitas masyarakat.

Beberapa di antaranya meliputi jalur tol, jalur arteri, jalur lintas timur, jalur lintas tengah, serta berbagai jalur alternatif lainnya.

Seluruh pos pengamanan dan pos pelayanan juga akan difungsikan sebagai pusat layanan terpadu bagi masyarakat.

Di pos tersebut tersedia berbagai fasilitas seperti layanan keamanan, layanan kesehatan, informasi perjalanan, hingga bantuan darurat bagi para pemudik.

Karena itu, Polda Sumsel mengimbau masyarakat agar memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan selama Operasi Ketupat Musi berlangsung.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menyampaikan bahwa pemerintah provinsi turut memastikan kesiapan berbagai sektor pendukung guna mendukung kelancaran arus mudik Lebaran.

Pemerintah menargetkan seluruh lubang jalan di jalur mudik sudah tertutup sejak H-10 sebelum Lebaran.

Langkah tersebut dilakukan agar perjalanan masyarakat berlangsung lebih aman dan nyaman.

Selain itu, pemerintah daerah juga menyiapkan langkah antisipasi bencana di sejumlah wilayah rawan longsor.

Beberapa daerah yang menjadi perhatian di antaranya Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan.

Pemerintah juga menjaga stabilitas harga bahan pokok melalui program Gerakan Pangan Murah.

Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler

نموذج الاتصال