Telurus  | Menyajikan Fakta, Mengawal Informasi

Bupati Joncik Lantik Kepala Sekolah di Empat Lawang, Tekankan Pendidikan Jadi Kunci Masa Depan EMPAT LAWANG – Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad memimpin langsung pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan kepala sekolah di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Empat Lawang. Kegiatan tersebut digelar di Ruang Madani Pemkab Empat Lawang, Selasa (22/9/2026). Dalam kesempatan itu, Joncik memberikan sejumlah pesan kepada para kepala sekolah yang menerima amanah jabatan. Bupati Empat Lawang menegaskan, pelantikan kepala sekolah bukan sekadar pergantian maupun pengisian jabatan. Menurutnya, kepala sekolah memiliki peran strategis dalam menentukan arah dan kualitas pendidikan di Kabupaten Empat Lawang. “Ini momentum yang luar biasa. Ada kepala sekolah definitif, ada juga yang masih pelaksana tugas (Plt). Di pundak bapak dan ibu melekat tanggung jawab yang luar biasa,” ujar Joncik. Ia menjelaskan, kualitas pendidikan memiliki hubungan erat dengan masa depan daerah. Menurut Joncik, anak-anak yang saat ini menempuh pendidikan merupakan generasi yang nantinya akan menentukan arah pembangunan Empat Lawang. Joncik meyakini pendidikan mempunyai kekuatan besar dalam mengubah kehidupan seseorang. Menurutnya, pendidikan juga dapat memengaruhi perjalanan suatu daerah maupun bangsa. Kepala Sekolah dan Guru Harus Menjadi Teladan Dalam arahannya, Joncik Muhammad turut mengingatkan pentingnya peran guru dan kepala sekolah dalam membentuk karakter serta meningkatkan prestasi peserta didik. Ia meminta para kepala sekolah tidak hanya berorientasi pada persoalan administrasi maupun pengelolaan anggaran sekolah setelah memperoleh jabatan. Menurutnya, jabatan tersebut harus dijalankan dengan niat utama untuk mencerdaskan dan memajukan anak-anak di Kabupaten Empat Lawang. “Jangan hanya berpikir bagaimana mengelola BOS karena sudah menjadi kepala sekolah. Niatkan betul untuk mencerdaskan anak didik, supaya mereka maju ke depan. Luruskan niat,” pesannya. Joncik menilai keteladanan dari guru maupun kepala sekolah dapat memberikan pengaruh besar terhadap perkembangan peserta didik. Karena itu, ia berharap para tenaga pendidik mampu menjadi contoh yang baik bagi anak-anak di sekolah. Joncik Ceritakan Pengalaman Pendidikan Dalam kesempatan tersebut, Joncik juga menceritakan pengalaman pendidikannya ketika masih duduk di bangku sekolah dasar. Ia mengungkapkan pernah menempuh pendidikan di SD 9 Muara Pinang dan sebelumnya bersekolah di SD 16 Desa Sawah. Pengalaman selama menjalani pendidikan tersebut, kata Joncik, menjadi bagian penting dari perjalanan hidupnya. Ia masih mengingat bagaimana dorongan dan motivasi yang diberikan kepala sekolah serta guru pada masa itu memberikan pengaruh terhadap dirinya. “Saya kelas 5 SD pernah menjadi nomor satu dan teladan. Di seluruh SD di Muara Pinang, kelas 6 juga. Motivasi dari kepala sekolah itu melekat sampai sekarang,” kenangnya. Dari pengalaman tersebut, Joncik menilai pendidikan bukan hanya memberikan pengetahuan. Pendidikan juga mampu membangun kepercayaan diri dan motivasi anak untuk terus berkembang. Ia bahkan menyebut pendidikan sebagai salah satu jalan yang dapat membantu masyarakat memperbaiki taraf kehidupan. “Dengan pendidikan, kemiskinan bisa diubah. Dengan pendidikan, kita bisa menjadi orang,” katanya. Bupati Ingatkan Kepala Sekolah Tidak Melakukan Pungutan Selain berbicara mengenai peningkatan mutu pendidikan, Bupati Empat Lawang juga memberikan peringatan tegas terkait praktik pungutan yang tidak sesuai aturan di lingkungan sekolah. Joncik meminta kepala sekolah menjalankan tugas secara profesional dan tidak memanfaatkan jabatan untuk meminta uang kepada pihak lain. Ia juga membuka ruang bagi masyarakat maupun guru untuk menyampaikan laporan apabila menemukan adanya kepala sekolah yang melakukan pungutan tidak semestinya. “Kalau ada yang minta duit, apalagi kepala sekolah minta duit, haram, laporkan kepada saya,” tegas Joncik. Menurutnya, tujuan utama pendidikan adalah membentuk generasi Empat Lawang yang cerdas, berprestasi serta memiliki iman dan takwa. Ia pun mengingatkan para kepala sekolah yang baru dilantik agar tidak menjadikan jabatan sebagai alasan untuk merasa lebih tinggi dari orang lain. “Setelah dilantik ini jangan merasa hebat nian,” pesannya. Dorong Sekolah Negeri Tingkatkan Prestasi Joncik juga menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi sejumlah sekolah negeri yang saat ini harus bersaing dengan sekolah swasta dalam menarik minat peserta didik maupun meraih prestasi. Ia mengambil contoh sekolah yang dahulu menjadi tempatnya menimba ilmu. Menurutnya, kondisi sekolah tersebut saat ini tidak lagi seperti ketika dirinya masih bersekolah. “Saya sedih, SD saya dulu sekarang kalah bersaing dengan MIS swasta. Dulu SD 9 Dusun Sawah banyak anak pintar dan berprestasi, sekarang tidak lagi,” ungkapnya. Kondisi tersebut, kata Joncik, harus menjadi bahan evaluasi bagi kepala sekolah dan guru. Ia meminta seluruh tenaga pendidik terus melakukan pembenahan agar sekolah negeri di Empat Lawang kembali mampu menunjukkan prestasi. “Ke depan harus lebih baik lagi,” tegas Joncik. Mengakhiri arahannya, Bupati Empat Lawang menyampaikan selamat kepada seluruh kepala sekolah yang telah dilantik. Ia berharap amanah jabatan tersebut dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan sesuai ketentuan. “Saya senang bertemu para guru dan kepala sekolah. Saya siap menjadi bagian dari PGRI karena saya cinta pendidikan. Dengan pendidikan, kita bisa mengubah segala-galanya,” pungkasnya.

Telurus.com, EMPAT LAWANG – Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad memimpin langsung pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan kepala sekolah di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Empat Lawang.

Kegiatan tersebut digelar di Ruang Madani Pemkab Empat Lawang, Selasa (22/9/2026).

Dalam kesempatan itu, Joncik memberikan sejumlah pesan kepada para kepala sekolah yang menerima amanah jabatan.

Bupati Empat Lawang menegaskan, pelantikan kepala sekolah bukan sekadar pergantian maupun pengisian jabatan.

Menurutnya, kepala sekolah memiliki peran strategis dalam menentukan arah dan kualitas pendidikan di Kabupaten Empat Lawang.

“Ini momentum yang luar biasa.

Ada kepala sekolah definitif, ada juga yang masih pelaksana tugas (Plt).

Di pundak bapak dan ibu melekat tanggung jawab yang luar biasa,” ujar Joncik.

Ia menjelaskan, kualitas pendidikan memiliki hubungan erat dengan masa depan daerah.

Menurut Joncik, anak-anak yang saat ini menempuh pendidikan merupakan generasi yang nantinya akan menentukan arah pembangunan Empat Lawang.

Joncik meyakini pendidikan mempunyai kekuatan besar dalam mengubah kehidupan seseorang.

Menurutnya, pendidikan juga dapat memengaruhi perjalanan suatu daerah maupun bangsa.

Kepala Sekolah dan Guru Harus Menjadi Teladan

Dalam arahannya, Joncik Muhammad turut mengingatkan pentingnya peran guru dan kepala sekolah dalam membentuk karakter serta meningkatkan prestasi peserta didik.

Ia meminta para kepala sekolah tidak hanya berorientasi pada persoalan administrasi maupun pengelolaan anggaran sekolah setelah memperoleh jabatan.

Menurutnya, jabatan tersebut harus dijalankan dengan niat utama untuk mencerdaskan dan memajukan anak-anak di Kabupaten Empat Lawang.

“Jangan hanya berpikir bagaimana mengelola BOS karena sudah menjadi kepala sekolah.

Niatkan betul untuk mencerdaskan anak didik, supaya mereka maju ke depan.

Luruskan niat,” pesannya.

Joncik menilai keteladanan dari guru maupun kepala sekolah dapat memberikan pengaruh besar terhadap perkembangan peserta didik.

Karena itu, ia berharap para tenaga pendidik mampu menjadi contoh yang baik bagi anak-anak di sekolah.

Joncik Ceritakan Pengalaman Pendidikan

Dalam kesempatan tersebut, Joncik juga menceritakan pengalaman pendidikannya ketika masih duduk di bangku sekolah dasar.

Ia mengungkapkan pernah menempuh pendidikan di SD 9 Muara Pinang dan sebelumnya bersekolah di SD 16 Desa Sawah.

Pengalaman selama menjalani pendidikan tersebut, kata Joncik, menjadi bagian penting dari perjalanan hidupnya.

Ia masih mengingat bagaimana dorongan dan motivasi yang diberikan kepala sekolah serta guru pada masa itu memberikan pengaruh terhadap dirinya.

“Saya kelas 5 SD pernah menjadi nomor satu dan teladan.

Di seluruh SD di Muara Pinang, kelas 6 juga.

Motivasi dari kepala sekolah itu melekat sampai sekarang,” kenangnya.

Dari pengalaman tersebut, Joncik menilai pendidikan bukan hanya memberikan pengetahuan.

Pendidikan juga mampu membangun kepercayaan diri dan motivasi anak untuk terus berkembang.

Ia bahkan menyebut pendidikan sebagai salah satu jalan yang dapat membantu masyarakat memperbaiki taraf kehidupan.

“Dengan pendidikan, kemiskinan bisa diubah.

Dengan pendidikan, kita bisa menjadi orang,” katanya.

Bupati Ingatkan Kepala Sekolah Tidak Melakukan Pungutan

Selain berbicara mengenai peningkatan mutu pendidikan, Bupati Empat Lawang juga memberikan peringatan tegas terkait praktik pungutan yang tidak sesuai aturan di lingkungan sekolah.

Joncik meminta kepala sekolah menjalankan tugas secara profesional dan tidak memanfaatkan jabatan untuk meminta uang kepada pihak lain.

Ia juga membuka ruang bagi masyarakat maupun guru untuk menyampaikan laporan apabila menemukan adanya kepala sekolah yang melakukan pungutan tidak semestinya.

“Kalau ada yang minta duit, apalagi kepala sekolah minta duit, haram, laporkan kepada saya,” tegas Joncik.

Menurutnya, tujuan utama pendidikan adalah membentuk generasi Empat Lawang yang cerdas, berprestasi serta memiliki iman dan takwa.

Ia pun mengingatkan para kepala sekolah yang baru dilantik agar tidak menjadikan jabatan sebagai alasan untuk merasa lebih tinggi dari orang lain.

“Setelah dilantik ini jangan merasa hebat nian,” pesannya.

Dorong Sekolah Negeri Tingkatkan Prestasi

Joncik juga menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi sejumlah sekolah negeri yang saat ini harus bersaing dengan sekolah swasta dalam menarik minat peserta didik maupun meraih prestasi.

Ia mengambil contoh sekolah yang dahulu menjadi tempatnya menimba ilmu.

Menurutnya, kondisi sekolah tersebut saat ini tidak lagi seperti ketika dirinya masih bersekolah.

“Saya sedih, SD saya dulu sekarang kalah bersaing dengan MIS swasta.

Dulu SD 9 Dusun Sawah banyak anak pintar dan berprestasi, sekarang tidak lagi,” ungkapnya.

Kondisi tersebut, kata Joncik, harus menjadi bahan evaluasi bagi kepala sekolah dan guru.

Ia meminta seluruh tenaga pendidik terus melakukan pembenahan agar sekolah negeri di Empat Lawang kembali mampu menunjukkan prestasi.

“Ke depan harus lebih baik lagi,” tegas Joncik.

Mengakhiri arahannya, Bupati Empat Lawang menyampaikan selamat kepada seluruh kepala sekolah yang telah dilantik.

Ia berharap amanah jabatan tersebut dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan sesuai ketentuan.

“Saya senang bertemu para guru dan kepala sekolah.

Saya siap menjadi bagian dari PGRI karena saya cinta pendidikan.

Dengan pendidikan, kita bisa mengubah segala-galanya,” pungkasnya.

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال