Telurus  | Menyajikan Fakta, Mengawal Informasi

Joncik Usulkan Jalan Pagaralam–Muara Pinang–Pendopo Naik Status Jadi Jalan Nasional

Telurus.com, Empat Lawang – Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad mendorong agar status ruas jalan Pagaralam–Muara Pinang–Pendopo hingga perbatasan Provinsi Bengkulu ditingkatkan menjadi jalan nasional.

Usulan tersebut disampaikan Joncik saat menyambut kedatangan Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru dalam kegiatan ground breaking pembangunan Jembatan Napalan di Desa Seleman Ulu, Kecamatan Muara Pinang, Selasa (22/9/2026).

Joncik mengatakan, ruas jalan Pagaralam–Muara Pinang–Pendopo memiliki peran strategis karena menghubungkan sejumlah wilayah penting hingga menuju perbatasan Provinsi Bengkulu.

Menurutnya, panjang ruas jalan tersebut mencapai sekitar 81,82 kilometer dan saat ini masih berada dalam kewenangan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.

“Bagusnya ini, Pak Gub, kalau bisa kita usulkan jadi jalan nasional,” ujar Joncik dalam sambutannya.

Beban Pemeliharaan Jalan Cukup Besar

Joncik menjelaskan, perubahan status menjadi jalan nasional dinilai penting mengingat kebutuhan anggaran untuk pembangunan dan pemeliharaan ruas jalan tersebut cukup besar.

Kerusakan jalan provinsi yang terjadi di wilayah Empat Lawang, kata dia, juga kerap mendapat perhatian masyarakat.

Kondisi tersebut turut memberikan dampak kepada pemerintah kabupaten meskipun kewenangan ruas jalan berada di tingkat provinsi.

Joncik kemudian membandingkan ruas tersebut dengan jalan Pagaralam–Tanjung Sakti hingga perbatasan Bengkulu yang saat ini telah berstatus sebagai jalan nasional.

Ia berharap ruas Pagaralam–Muara Pinang–Pendopo hingga perbatasan Bengkulu juga dapat memperoleh status serupa sehingga penanganannya bisa mendapatkan dukungan pembiayaan dari pemerintah pusat.

“Kalau bisa diserahkan ke pusat lebih jauh lebih baik,” katanya.

Menurut Joncik, dengan menjadi jalan nasional, peluang mendapatkan dukungan anggaran dari pemerintah pusat untuk pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur jalan akan semakin terbuka.

Ia juga mengingat kembali pengalamannya ketika menjabat sebagai bupati pada periode sebelumnya.

Saat itu, pemerintah daerah turut mendorong agar ruas jalan poros Tebing Tinggi–Pendopo mendapat penanganan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.

Apresiasi Pembangunan Jembatan Napalan

Pada kesempatan yang sama, Bupati Empat Lawang menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Herman Deru dan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan atas perhatian terhadap pembangunan infrastruktur di Kabupaten Empat Lawang.

Salah satunya melalui pembangunan Jembatan Napalan yang berada di Desa Seleman Ulu, Kecamatan Muara Pinang.

Sebelum pembangunan jembatan permanen dimulai, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan disebut telah memberikan dukungan berupa peminjaman jembatan Bailey setelah jembatan sebelumnya mengalami kerusakan.

Kini, pembangunan Jembatan Napalan telah memperoleh anggaran sekitar Rp12 miliar. 

Jembatan tersebut direncanakan menggunakan konstruksi rangka baja tipe A.

Selain jembatan, Joncik juga menyebut adanya anggaran sekitar Rp4 miliar untuk pekerjaan terkait pengganti Air Napalan.

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan juga disebut mengalokasikan anggaran untuk peningkatan jalan dari arah Pagaralam hingga Simpang Perigi dengan nilai yang mencapai puluhan miliar rupiah.

Joncik Ungkap Kondisi Fiskal Empat Lawang

Dalam sambutannya, Joncik turut menyampaikan kondisi keuangan Pemerintah Kabupaten Empat Lawang yang saat ini menghadapi tantangan fiskal.

Ia menyebut APBD Kabupaten Empat Lawang mengalami defisit sekitar Rp303 miliar.

Bahkan, kemampuan pendapatan daerah disebut belum mampu sepenuhnya memenuhi kebutuhan belanja pegawai.

Joncik memaparkan, Dana Alokasi Umum (DAU) yang diterima daerah berada di kisaran Rp506 miliar, sedangkan kebutuhan untuk pembayaran gaji mencapai sekitar Rp514 miliar.

Selain itu, terdapat Dana Bagi Hasil (DBH) dari provinsi sekitar Rp66 miliar, DBH dari pemerintah pusat sekitar Rp55 miliar, serta Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekitar Rp60 miliar.

“Untuk rutin saja kita kurang,” ungkap Joncik.

Kondisi tersebut, menurut Joncik, menjadi salah satu tantangan dalam pelaksanaan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Empat Lawang.

Karena itu, dukungan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat dinilai masih sangat dibutuhkan.

Joncik Sampaikan Permohonan Maaf kepada Masyarakat

Di hadapan Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Joncik juga menyampaikan apresiasi atas berbagai dukungan pemerintah provinsi terhadap pembangunan di Kabupaten Empat Lawang.

Ia berharap sinergi dan dukungan tersebut dapat terus berlanjut, terutama dalam pembangunan infrastruktur yang membutuhkan pembiayaan besar.

Joncik juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat karena masih terdapat sejumlah program dan janji pembangunan yang belum dapat direalisasikan sepenuhnya.

Menurutnya, keterbatasan kemampuan fiskal daerah menjadi salah satu faktor yang memengaruhi pelaksanaan sejumlah program pembangunan.

“Saya mohon maaf pada masyarakat, janji-janji kampanye mungkin sebagian belum dapat kami wujudkan,” ujar Joncik.


Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال